Rhaedgar Ivander Willis lahir pada tanggal 26 September 2000 di Yogyakarta dalam keluarga yang kaya akan tradisi dan warisan budaya. Sebagai anak pertama dari keluarga Willis-Supriyadi, Edgar tumbuh bersama adik perempuannya, Elle, yang berusia dua tahun lebih muda darinya. Keluarga mereka dikenal sebagai "old money" di Yogyakarta, memiliki bisnis kuliner yang sukses seperti Bakpia 88 dan Gudeg Yu Tum, yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Dikenal sebagai sosok pekerja keras dan kreatif, Edgar selalu tertarik untuk melanjutkan usaha keluarga sambil membawa inovasi baru. Dengan pemikiran yang terbuka dan keinginan kuat untuk tetap relevan di era modern, ia bertekad untuk memperbarui bisnis keluarga tanpa menghilangkan keaslian dan tradisi yang ada. Ia mengembangkan strategi pemasaran yang lebih modern dan memperkenalkan teknologi dalam operasional sehari-hari, membuat bisnis keluarga semakin dikenal dan diminati oleh generasi muda.
Di usia muda, Edgar juga merintis usaha barunya yang bernama Bakpialogy, sebuah bisnis bakpia dengan berbagai isian rasa yang unik dan inovatif. Melalui Bakpialogy, ia berusaha menghadirkan bakpia dengan cita rasa yang lebih variatif, seperti cokelat, matcha, dan keju, tanpa meninggalkan rasa klasik yang sudah lama dicintai. Usaha ini mendapatkan sambutan hangat dan menunjukkan bahwa Rhaedgar mampu membawa sentuhan modern pada tradisi, menjadikannya penerus keluarga yang cerdas dan visioner.